Minggu, 15 Mei 2011

Perundang-undangan

TATA URUTAN PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN
DARI MASA HINDIA BELANDA HINGGA SESUDAH AMANDEMEN UUD 1945

  1. Masa Berlakunya Regelings Reglement (RR)
1.      Reglement (Dibuat oleh Raja/Ratu Belanda dengan Parlemen Belanda);
2.      Ordonantie (Dibuat oleh Volksraad Hindia Belanda); dan
3.      Verordening (Dibuat oleh Gouverneur Generaal).

  1. Masa Berlakunya Indische Staatsregeling (IS)
1.      Wet (Dibuat oleh Raja/Ratu Belanda dengan Parlemen Belanda);
2.    Algemene Maatregel van Bestuur/AMvB (Keputusan umum yang berbentuk Keputusan Raja/Ratu dengan Menteri Urusan Jajahan atau Menteri Luar Negeri);
3.      Ordonantie (Dibuat oleh Gouverneur Generaal dengan Persetujuan Volksraad); dan
4.  Regeringsverordening (Peraturan Pemerintah yang dibuat oleh Gouverneur Generaal untuk melaksanakan Wet,AMvB, dan Ordonantie).

  1. Masa Berlakunya Undang-Undang Dasar 1945 (UUD 1945)
1.      Undang-Undang (UU);
2.      Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perpu); dan
3.      Perturan Pemerintah.

  1. Masa Berlakunya Konstitusi Republik Indonesia Serikat 1949 (K RIS 1949)
1.      Undang-Undang Federal:
2.      Undang-Undang Darurat; dan
3.      Peraturan Pemerintah.

  1. Masa Berlakunya Undang-Undang Dasar Sementara 1950 (UUD S 1950)
1.      Undang-Undang;
2.      Undang-Undang Darurat; dan
3.      Peraturan Pemerintah.

  1. Masa Berlakunya Kembali UUD 1945 (Sesudah Dekrit Presiden 5 Juli 1959)
  1. Surat Presiden No. 2262/HK/1959 kepada Ketua DPR RI
1.      Undang-Undang (UU);
2.      Peratuan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perpu);
3.      Peraturan Pemerintah;
4.      Penetapan Presiden;
5.      Peraturan Presiden;
6.      Peraturan Pemerintah;
7.      Keputusan Presiden; dan
8.      Peraturan Menteri dan Keputusan Menteri;


  1. Tap MPRS No. XX/MPRS/1966
1.      Undang-Undang Dasar Republik Indonesia 1945;
2.      Ketetapan MPR;
3.      Undang-Undang/Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang;
4.      Peraturan Pemerintah;
5.      Keputusan Presiden; dan
6.      Peraturan-peraturan pelaksanaan lainnya.

  1. Masa Berlakunya UUD 1945 Sesudah Amandemen (1999-2002)
  1. Ketetapan MPR No. III/MPR/2000
1.      Undang-Undang Dasar 1945;
2.      Ketetapan Majelis Permusyawaratan Rakyat;
3.      Undang-Undang;
4.      Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perpu);
5.      Peraturan Pemerintah;
6.      Keputusan Presiden; dan
7.      Peraturan Daerah.

  1. Undang-Undang No. 10 Tahun 2004
1.      Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945;
2.      Undang-Undang/Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang;
3.      Peraturan Pemerintah;
4.      Peraturan Presiden; dan
5.      Peraturan Daerah.

Penuangan keputusan norma hukum dikenal dalam tiga bentuk: (i) keputusan yang bersifat ”mengatur” (regeling) disebut dengan ”peraturan” (regels); (ii) keputusan yang sifatnya penetapan administratif disebut dengan ”keputusan” (beschikkings); (iii) keputusan yang sifatnya ”menghakimi” proses peradilan (adjudication) disebut dengan ”putusan” (vonnis).
Dalam konteks Indonesia, tata urutan peraturan perundang-undangan yang berlaku pada saat sekarang ini, adalah sebagaimana diatur dalam UU No. 10 Tahun 2004, tepatnya pada Pasal 7, yaitu: (i) Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945; (ii) Undang-Undang/Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang; (iii) Peraturan Pemerintah; (iv) Peraturan Presiden; dan (v) Peraturan Daerah.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar